Kunjungan Kerja Kedua, Kapolres Bangkalan Perkuat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Warga Kwanyar
Bangkalan – Langit yang sedikit mendung dan semilir angin laut menjadi saksi hangatnya kunjungan kerja kedua Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, S.I.K., M.H. di Polsek Kwanyar, pada Selasa (27/1/2026) siang.
Kegiatan tersebut dikemas dalam suasana silaturahmi penuh kekeluargaan bersama Forkopimcam, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Kecamatan Kwanyar.
Mengawali sambutannya, Kapolres Bangkalan membuka dengan ungkapan syukur dan sapaan penuh hormat kepada para kiai, tokoh masyarakat, serta jajaran Forkopimcam yang hadir.
Dengan gaya santai dan apa adanya, AKBP Wibowo mengaku sedikit “gemetar” saat diminta menyampaikan arahan, lantaran ingin meninggalkan kesan pertama yang baik di hadapan para tokoh Kwanyar.
“Rasanya kurang pas kalau baru datang langsung memberi pengarahan. Saya ingin memanfaatkan momen kesan pertama ini, supaya bapak ibu tahu, ‘Oh, Pak Kapolresnya sudah datang,’ dan Pak Kapolresnya ya begini-begini saja,” ucapnya disambut senyum hadirin.
Kapolres juga menyampaikan bahwa dirinya baru sekitar satu minggu menjabat sebagai Kapolres Bangkalan. Ia pun memohon izin dan doa restu kepada para tokoh agama dan masyarakat sebagai warga baru di Bangkalan.
“Kami kulo nuwun, kami permisi, beserta keluarga menjadi warga Bangkalan dan diamanahkan menjadi Kapolres di bumi zikir dan sholawat ini,” tuturnya.
AKBP Wibowo menegaskan komitmennya untuk menjaga Bangkalan tetap aman dan kondusif sejalan dengan tagline “bumi zikir dan sholawat”.
“Orang kalau sudah berzikir dan bersolawat itu hatinya tenang, adem, damai. Insyaallah dengan doa panjenengan semua, Bangkalan akan selalu aman, kondusif, dan penuh keberkahan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menekankan pentingnya peran Forkopimcam, tokoh ulama, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Menurutnya, tugas kepolisian akan terasa berat tanpa dukungan semua pihak.
“Kami ini tidak ada apa-apanya tanpa bantuan Forkopimcam, tokoh ulama, dan masyarakat. Kalau sendirian itu berat, tapi kalau bersama-sama, yang berat pun terasa ringan,” ungkapnya.
Kapolres Bangkalan turut menitipkan pesan agar suasana kekeluargaan yang selama ini telah dibangun oleh Kapolsek Kwanyar AKP Fery Riswantoro, S.H., M.H. tetap dijaga.
“Situasi kekeluargaan yang sudah dibangun Pak Fery ini tolong dijaga bersama-sama, supaya Kwanyar benar-benar senantiasa kondusif,” pesannya.
Menutup sambutannya, Kapolres Bangkalan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung upaya kepolisian dalam menjaga keamanan, termasuk dengan tetap istiqomah menggelar razia pelanggaran lalu lintas, larangan membawa senjata tajam, sabung ayam, serta balap liar.
Pada sesi dialog terbuka yang digelar di lantai dua Mapolsek Kwanyar, suasana semakin akrab. Masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan keluhan, khususnya terkait penggunaan jaring trawl yang dinilai merusak ekosistem laut dan merugikan nelayan tradisional.
Menanggapi hal itu, Kapolres Bangkalan menegaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan berbagai langkah, mulai dari imbauan, sosialisasi, hingga patroli.
“Himbauan, sosialisasi, dan patroli sudah kami lakukan. Tapi kalau hanya larangan tanpa sanksi memang kurang efektif. Silakan ajukan berkas terkait ketegasan hukum penggunaan jaring trawl, nanti akan kami koordinasikan dengan Dirpolairud Polda Jawa Timur,” tegasnya.
Kunjungan kerja kedua Kapolres Bangkalan tersebut menjadi ruang dialog yang hidup, mempertemukan harapan masyarakat dengan komitmen kepolisian.
(tan)

