Binrohtal Polres Bangkalan Maknai Tentang Waktu dan Kewajiban Salat Lima Waktu

 

Bangkalan – Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel, Polres Bangkalan menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) yang dilaksanakan di Masjid Al Raudhatul Hidayah Polres Bangkalan, Kamis (29/1/2026) diikuti oleh pejabat utama, perwira, serta seluruh personel Polres Bangkalan.


Wakapolres Bangkalan Kompol Hj. Hosna Nurhidayah, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan Binrohtal rutin dilaksanakan sebagai upaya membentuk karakter personel Polri yang humanis, berakhlak mulia, dan memiliki integritas dalam menjalankan tugas.


“Melalui Binrohtal ini, kami berharap seluruh personel Polres Bangkalan dapat memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sehingga dapat menjadi landasan moral dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya mewakili Kapolres Bangkalan.


Kegiatan Binrohtal kali ini diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Hori. Dalam tausiyahnya, Ustadz Hori mengingatkan jamaah tentang cepatnya waktu berlalu sebagai salah satu tanda akhir zaman.

“Waktu terasa begitu cepat. Baru kemarin kita berpuasa, tiba-tiba sudah Idul Fitri lagi. Rasanya waktu berlalu sangat cepat sekali. Sudah terasa sekarang bahwa waktunya kian sempit,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan tentang Taqorubul Aswaq, yaitu kemudahan manusia dalam mengakses segala sesuatu di era modern. Menurutnya, kemudahan tersebut membuat waktu terasa semakin singkat karena segala kebutuhan dapat diperoleh hanya melalui genggaman tangan.

“Kalau dulu mau ke pasar harus nunggu angkot atau jalan kaki. Sekarang ingin apa pun tinggal buka handphone, semua sudah tersedia. Inilah yang membuat waktu terasa sangat cepat,” jelasnya.

Ustadz Hori kemudian menekankan pentingnya menjaga salat lima waktu dalam kondisi apa pun. Ia mengingatkan agar kesibukan tidak menjadi alasan untuk meninggalkan kewajiban kepada Allah SWT.

“Sesibuk apa pun kita, jangan sampai meninggalkan salat lima waktu. Bahkan saat sakit pun masih bisa salat. Ini adalah prioritas utama,” tegasnya.

Selain itu, jamaah juga diingatkan untuk menjauhi perbuatan maksiat dengan selalu mengingat kematian yang bisa datang kapan saja. “Bagaimana jika saat kita berbuat dosa, nyawa kita dicabut oleh Allah SWT? Kita tidak tahu kapan ajal menjemput,” imbuhnya.

Ia mengajak seluruh personel untuk memakmurkan masjid dan melaksanakan salat berjamaah, karena keutamaan salat berjamaah yang pahalanya dilipatgandakan hingga 27 derajat.

“Walaupun salat kita kurang khusyuk, namun jika berjamaah dan ada jamaah lain yang khusyuk, insyaallah salat kita ikut diterima oleh Allah SWT,” tambahnya.

Menutup ceramahnya, Ustadz Hori mengajak seluruh jamaah untuk tetap istiqomah di jalan Allah SWT dan berharap dapat kembali kepada-Nya dalam keadaan husnul khotimah. Ia juga mengutip hadits Rasulullah SAW:

Man yuridillahu bihi khairan yufaqqihhu fiddin. Barang siapa yang dikehendaki kebaikan oleh Allah SWT, maka Allah akan menuntunnya untuk memahami ilmu agama.”

Kegiatan Binrohtal berlangsung dengan khidmat dan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh personel Polres Bangkalan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


(tan)

Postingan populer dari blog ini

Kapolres Probolinggo Patroli Dialogis di Gunung Bromo Pastikan Keamanan Wisatawan Saat Lebaran

Maraknya Motor Hasil Curian Dijual ke Madura, Polres Bangkalan Gelar KRYD Razia Terpadu Secara Rutin

Tongkat Estafet Pengabdian Berpindah, Kapolres Bangkalan Pimpin Sertijab Kabag dan Kasat