Kunker ke Polsek Galis, Kapolres Bangkalan Tekankan Waspadai Judi Online


Bangkalan –
Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, S.I.K., M.H. kembali melanjutkan rangkaian kunjungan kerja (kunker) ke jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Bangkalan. 


Kali ini, Polsek Galis menjadi tujuan kunker yang ke-4 dalam upaya memperkuat silaturahmi dan menjaga kondusivitas wilayah pada Rabu (28/1/2026).


Dalam sambutannya, Kapolres secara khusus memperkenalkan Iptu Ahmad Afandi sebagai Kapolsek Galis dimana merupakan perpanjangan tangan organisasi Polri yang memerlukan dukungan penuh dari para tokoh agama dan tokoh masyarakat.


"Saya titip Pak Kapolsek saya ini. Saya yakin dan percaya, tanpa bantuan dan dukungan dari Bapak Ibu sekalian yang setiap hari berada di Galis, Kapolsek tidak akan bisa berbuat banyak. Namun, dengan peran serta panjenengan semua, insyaallah Galis tetap aman dan kondusif," ujarnya.


Ia menambahkan bahwa kunjungannya yang dilakukan secara door-to-door ke tiap Polsek bertujuan agar dirinya selaku warga baru di Bangkalan dapat mengenal masyarakat secara personal.


Mohammad Hori, seorang warga Desa Paterongan, menyampaikan aspirasi mengenai langkah konkret pemberantasan Fenomena Judi Online (Judol).


Terkait maraknya judi online, AKBP Wibowo menyebutkan bahwa meskipun pemerintah telah melakukan take down terhadap berbagai akun, kejahatan tetap terjadi selama ada niat dari pelaku.

"Kejahatan itu terjadi salah satunya niat. Kalau niat sudah ada, handphone biasa pun ditukar dengan Android hanya untuk main (judi online)," jelasnya.


Kapolres memaparkan ciri-ciri pecandu judi online yang perlu diwaspadai oleh para tokoh masyarakat di lapangan.


"Pelaku judol lebih tertutup dibandingkan pelaku kejahatan konvensional. Kemudian terjadi perubahan Fisik & Psikologis. Ketahuannya pas sudah kalah. Mukanya kusam, semalam suntuk tidak tidur, lalu mulai berani menggadaikan barang berharga. Nah, ini yang harus kita cegah bersama," imbuhnya.


Menutup kunjungannya, AKBP Wibowo menitipkan pesan kepada para tokoh yang hadir agar saat berkumpul atau berkunjung ke kampung-kampung, selalu menyelipkan pesan edukasi mengenai bahaya judi online kepada warga. 

(Tan)

Postingan populer dari blog ini

Kapolres Probolinggo Patroli Dialogis di Gunung Bromo Pastikan Keamanan Wisatawan Saat Lebaran

Maraknya Motor Hasil Curian Dijual ke Madura, Polres Bangkalan Gelar KRYD Razia Terpadu Secara Rutin

Tongkat Estafet Pengabdian Berpindah, Kapolres Bangkalan Pimpin Sertijab Kabag dan Kasat