Teguhkan Iman dan Kepedulian Sosial, Polres Bangkalan Peringati Isra’ Mi’raj 1447 H
BANGKALAN – Kepolisian Resor (Polres) Bangkalan memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 H dengan suasana penuh kekeluargaan dan khidmat di Masjid Raudlatul Hidayah Mapolres Bangkalan, Kamis (22/01/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, S.I.K., M.H., dengan didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Bangkalan Ny. Tiffany Wibowo. Acara ini juga menghadirkan penceramah kondang Ustadz Hanafi Maarif serta puluhan anak yatim piatu untuk berbagi kebahagiaan.
Peringatan tahun ini mengusung tema "Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW Memperteguh Keimanan dan Ketakwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial".
Tema ini sengaja diangkat untuk menyelaraskan kualitas ibadah personel dengan pengabdian nyata di lapangan.
Dalam sambutannya, Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, S.I.K., M.H. menekankan bahwa esensi dari Isra’ Mi’raj bagi seorang anggota Polri adalah tentang disiplin dan empati.
"Sesuai dengan tema peringatan hari ini, kita ingin memperteguh kembali keimanan personel. Iman yang kuat harus melahirkan aksi nyata. Polisi tidak hanya hadir untuk penegakan hukum, tapi juga harus hadir dalam aksi kemanusiaan dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan," ujar AKBP Wibowo.
Lebih lanjut, AKBP Wibowo menjelaskan bahwa penyaluran santunan kepada anak yatim piatu dalam acara tersebut merupakan implementasi langsung dari tema yang diusung.
"Kami menggandeng anak-anak yatim hari ini sebagai pengingat bahwa di setiap langkah tugas kami, ada doa dan hak masyarakat yang harus kami jaga. Ketakwaan yang kita pupuk dari meneladani perjalanan Rasulullah SAW harus membuahkan sikap santun dan responsif dalam melayani masyarakat Bangkalan," tambahnya.
Sementara itu, Ustadz Hanafi Maarif dalam tausiyahnya membedah sejarah perjalanan suci Nabi Muhammad SAW sebagai simbol jemputan rahmat. Ia mengajak seluruh keluarga besar Polres Bangkalan untuk menjadikan profesi Polri sebagai ladang amal jariyah melalui pelayanan yang ikhlas.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kedamaian wilayah Kabupaten Bangkalan di tahun 2026.
Dengan peringatan ini, diharapkan seluruh personel Polres Bangkalan mampu bertransformasi menjadi insan Bhayangkara yang lebih religius dan humanis dalam menjaga Kamtibmas di Kota Dzikir dan Shalawat.
(Tan)
