Generasi Muda Anti Narkoba, Wakapolres Bangkalan: Kenikmatan Narkoba Hanya Sesaat, Penderitaannya Seumur Hidup
Bangkalan – Polres Bangkalan Polres Bangkalan Gandeng Ditbinmas Polda Jatim dan BNN Jatim menggelar kegiatan Safari Generasi Muda Anti Narkoba di Aula Wicaksana Laghawa Polres Bangkalan, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan diikuti sekitar 100 pelajar tingkat SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Bangkalan sebagai upaya memperkuat ketahanan generasi muda terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika dan berbagai bentuk kenakalan remaja.
Dalam sambutannya, Wakapolres Bangkalan Kompol Hj. Hosna Nurhidayah, S.H., M.H. menegaskan bahwa perhatian Polres Bangkalan terhadap pembinaan generasi muda tetap menjadi prioritas.
"Kalian adalah perwakilan dari sekolah yang telah diberikan amanah untuk hadir di sini. Ikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh, karena ilmu yang diperoleh hari ini bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga harus dapat dibagikan kepada teman-teman di sekolah," tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Kompol Hosna juga mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Ia menegaskan bahwa narkoba tidak pernah memberikan manfaat, melainkan hanya menawarkan kenikmatan sesaat yang berujung pada penderitaan berkepanjangan.
"Perlu kalian pahami bahwa narkoba hanya memberikan rasa senang sesaat. Setelah itu yang dirasakan adalah penderitaan yang bisa berlangsung seumur hidup karena narkoba merusak saraf, menghancurkan kesehatan, menghancurkan masa depan, bahkan dapat merusak hubungan dengan keluarga. Jangan pernah berpikir untuk mencoba, karena banyak orang yang awalnya hanya ingin tahu, namun akhirnya terjerat dan tidak mampu melepaskan diri," tegasnya.
Kompol Hosna juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan setiap kesempatan yang dimiliki selama masih muda. Ia mengibaratkan kesempatan sebagai awan yang terus bergerak sehingga harus dimanfaatkan sebelum berlalu.
"Kesempatan itu seperti awan yang terus berjalan. Ketika kesempatan datang, manfaatkan sebaik mungkin untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan meraih cita-cita. Jangan sampai kesempatan itu hilang begitu saja karena terjerumus ke dalam pergaulan yang salah ataupun penyalahgunaan narkoba," pesannya.
Sementara itu, Kasubdit Bintibsos Ditbinmas Polda Jatim AKBP Rochmad Slamet, S.Sos. menjelaskan bahwa kegiatan Safari Generasi Muda Anti Narkoba merupakan bentuk sinergi antara Polda Jawa Timur dan Polres Bangkalan dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkotika serta berbagai bentuk kenakalan remaja.Ia mengatakan para peserta yang hadir dipilih sebagai perwakilan sekolah dengan harapan mampu menjadi agen perubahan melalui metode getok tular, yakni menyampaikan kembali seluruh materi yang diterima kepada teman-teman di sekolah masing-masing.
"Kami berharap adik-adik menjadi penyambung informasi. Apa yang didapat hari ini jangan berhenti di ruangan ini saja, tetapi teruskan kepada teman-teman di sekolah agar semakin banyak generasi muda yang memahami bahaya narkoba dan mampu menjauhinya," ujarnya.
Dalam sesi materi, peserta memperoleh edukasi mengenai faktor penyebab kenakalan remaja, serta langkah-langkah preventif, represif, dan rehabilitatif dalam penanganannya.
Begitu pula Materi dari BNN Jatim menitikberatkan pada bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat menghancurkan otak, kesehatan, masa depan, keluarga, dan prestasi.
Para pelajar juga dibekali keberanian untuk mengatakan "tidak" terhadap narkoba, memilih lingkungan pergaulan yang positif, aktif mengembangkan potensi diri, serta mengingat prinsip "Cegah, Tolak, Laporkan" apabila mengetahui adanya penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar.
(tan)

