Lahan Jagung di Burneh Terus Dibina Polres Bangkalan dalam Kawal Program Ketahanan Pangan
Bangkalan – Polres Bangkalan terus berkomitmen mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional melalui peran aktif personel Bhabinkamtibmas dalam mendampingi para petani di wilayah binaannya.
Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Alaskembang Brigpol Ach. Baisuni Heryanto yang melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung di lahan milik Kelompok Tani Alaskembang.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program 1 Pekarangan Pangan Bergizi dan Program 2 Pengelolaan dan Pemanfaatan Lahan Produktif yang diinisiasi Polri untuk mendukung ketahanan pangan.
Pengecekan dilakukan di lahan seluas 5 hektar yang berlokasi di Dusun Paorampak, Desa Alaskembang, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan yaang dikelola oleh Habibi (41) selaku Ketua Kelompok Tani Alaskembang 5 dengan komoditas Jagung Maxxi 2.
Dalam kegiatan tersebut Brigpol Ach. Baisuni Heryanto memantau secara langsung pertumbuhan tanaman jagung, berdialog dengan pemilik lahan, serta memberikan motivasi kepada para petani agar terus merawat tanaman sesuai dengan tahapan budidaya sehingga hasil panen nantinya dapat optimal.
Kasihumas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
"Program Polisi Penggerak Ketahanan Pangan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga menjadi wujud kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani. Melalui pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas, kami ingin memastikan proses budidaya tanaman berjalan dengan baik sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian," ujar Ipda Agung Intama.
Menurutnya, sinergi antara Polri, pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan swasembada pangan.
"Kami berharap kolaborasi ini terus terjalin dengan baik. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah para petani juga menjadi penyemangat agar mereka semakin optimis dalam mengelola lahan produktif. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat," tambahnya.
(tan)
