Animo Rekrutmen Polri 2026 di Bangkalan 92 Peserta, Komitmen pada Prinsip BETAH
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Wicaksana Laghawa Polres Bangkalan pada Selasa (31/03/2026), dan diikuti oleh panitia, peserta seleksi, serta orang tua peserta.
Dalam arahannya, Kompol Hj. Hosna Nurhidayah menegaskan bahwa seluruh rangkaian seleksi rekrutmen Polri mengedepankan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis, serta dilaksanakan secara clean and clear.
“Dalam proses seleksi ini kami berkomitmen untuk menjalankan prinsip BETAH. Tidak ada ruang bagi praktik kecurangan, percaloan, maupun titipan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan kepada peserta dan orang tua agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
“Percayalah pada kemampuan diri sendiri, siapkan mental dan fisik dalam menghadapi setiap tahapan seleksi. Jangan percaya calo, karena seluruh panitia telah mengucapkan sumpah untuk melaksanakan seleksi ini secara jujur dan profesional,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan data animo pendaftaran rekrutmen Polri di Polres Bangkalan. Untuk jalur Akademi Kepolisian (Akpol), tercatat sebanyak 17 orang pendaftar, terdiri dari 16 pria dan 1 wanita, dari kuota nasional sebanyak 300 orang.
Sementara untuk seleksi Bintara, yang meliputi Bintara PTU, Intelijen, Polair, serta Bakomsus dengan berbagai bidang keahlian (Humas, Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan, Gizi, Musik, Akuntansi, Teknik Sipil, Penyidik, Tenaga Pendidik, dan Tenaga Kesehatan), jumlah pendaftar di Polres Bangkalan mencapai 69 orang dari kuota nasional sebanyak 5.141 orang.
Adapun untuk seleksi Tamtama, yang terdiri dari Tamtama Brimob dan Tamtama Polair, tercatat sebanyak 6 orang pendaftar di Polres Bangkalan, seluruhnya mendaftar pada Tamtama Brimob, dari kuota nasional sebanyak 1.500 orang.
Pada kesempatan itu, Wakapolres Bangkalan juga menyampaikan doa dan harapan kepada seluruh peserta, termasuk salah satu peserta yang berhalangan hadir karena mengalami kecelakaan.
“Kami doakan seluruh peserta diberikan kesehatan dan kelancaran. Untuk peserta yang mengalami musibah, semoga segera diberikan kesembuhan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh proses seleksi penerimaan anggota Polri dapat berjalan transparan, akuntabel, serta menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas dan berintegritas.
“Selamat berjuang kepada seluruh peserta. Ikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh, semoga dapat meraih hasil terbaik dan menjadi anggota Polri yang profesional,” tutup wakapolres.
(tan)

