Satpas Prototype Satlantas Polres Bangkalan Berbasis IT Tingkatkan Layanan SIM
Bangkalan – Kapolres Bangkalan AKBP Hendro
Sukmono, S.H., S.I.K., M.I.K. menggelar tasyakuran atas peresmian Gedung Satpas
Prototype Satlantas Polres Bangkalan sebagai bagian dari upaya peningkatan
kualitas pelayanan publik, khususnya dalam penerbitan Surat Izin Mengemudi
(SIM).
Dalam
sambutannya, AKBP Hendro menjelaskan bahwa secara resmi Gedung Satpas Prototype
tersebut sebenarnya telah diresmikan sebelumnya. Prasasti peresmian bahkan
telah ditandatangani langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto
pada 31 Desember 2025 lalu.
“Peresmian
sudah dilakukan sebelumnya. Kegiatan hari ini hanya tasyakuran sekaligus
memastikan kesiapan operasional pelayanan,” ujar AKBP Hendro usai melakukan
pengguntingan pita dan meninjau langsung gedung pelayanan serta lokasi praktik
ujian SIM pada Selasa (6/1/2026) siang.
Dengan
tasyakuran tersebut, operasional Satpas Prototype Satlantas Polres Bangkalan
secara resmi dimulai. Seluruh sistem pelayanan telah terintegrasi dengan
Information Technology (IT) guna meningkatkan kualitas, transparansi, dan
akuntabilitas pelayanan kepada masyarakat.
Kapolres
Bangkalan juga meninjau langsung seluruh alur pelayanan penerbitan SIM, mulai
dari pendaftaran hingga proses akhir. Ia menyampaikan bahwa Satpas Prototype
Polres Bangkalan telah dilengkapi dengan berbagai teknologi modern.
“Bahwa
sistem pelayanan di Satpas Prototype tersebut telah disesuaikan dengan Peraturan
Kapolri Nomor 16 Tahun 2017 tentang Satpas Prototype, sehingga sistem
pelayanannya berskala nasional dan terintegrasi dengan teknologi informasi. Seperti
Sistem Terintegrasi FIFO (First In First Out). Ini menjadi kebanggaan Polres Bangkalan karena
tidak semua polres memiliki Satpas Prototype,” ungkapnya.
Dalam
kesempatan tersebut, Kapolres Bangkalan menegaskan bahwa pelayanan SIM bukan
hanya proses administrasi, tetapi memiliki peran strategis dalam membangun
budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan keselamatan di jalan raya.
“Saya
menekankan kepada seluruh personel Satpas agar menjadikan gedung ini sebagai
simbol perubahan mindset dan budaya kerja. Berikan pelayanan yang cepat, ramah,
humanis, serta bebas dari pungutan liar dan praktik menyimpang,” tegasnya.
Kapolres
juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, dan
akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas pelayanan publik.
“Kepercayaan
masyarakat adalah modal utama. Dari integritas dan profesionalisme itulah
kualitas pelayanan Polri akan dinilai,” tambahnya.
(tan)

